Home   Artikel Kebutuhan Pendidikan yang Realistis Anak Usia 6 -12 tahun

Kebutuhan Pendidikan yang Realistis Anak Usia 6 -12 tahun

Apa sih sesungguhnya kebutuhan belajar anak usia SD itu?
Apakah selama ini mereka mendapatkan pendidikan yang mereka butuhkan?
Dan apakah proses pendidikan sekarang sedang berlangsung sudah realistis? Dalam arti, dimulai dari tujuan pendidikan nasional, diturunkan ke dalam kurikulum, selanjutnya diimplementasikan di sekolah-sekolah, sudah sesuai harapan? dan seterusnya….

Usia 6 sd 12 tahun, menurut penelitian panjang yang dilakukan oleh Montessori, adalah usia di mana anak sedang membutuhkan :

– rasa penasaran yang sangat tinggi terhadap
asal mula kejadian (belajar tentang kosmik)
– pemaknaan akan segala sesuatu
– perlakuan adil terhadap dirinya (konsep
keadilan)
– pembentukan karakter
Jika 4 kebutuhan ini terpenuhi selama belajar 6th di SD, di usia 12th akan menghasilkan sosok pribadi yang bermental kuat, bermoral baik, sekaligus berpengetahuan luas.
Coba kita tengok, apakah putra/putri kita sudah mendapatkan 4 kebutuhan itu? Jika kita memberikan hal2 tsb di usia 13th ke atas, hal itu sudah bukan lagi sebagai kebutuhan di usianya, maka jangan heran jika hal tsb tidak bisa diterapkan secara optimal, karena sebetulnya sudah lewat masa sensitifnya secara psikologis. Usia 13th ke atas memiliki kebutuhan khas yang lain yang syarat keberhasilannya mesti didasari oleh terpenuhinya kebutuhan2 yang mesti diberikan di usia 6 sd 12th.
Jadi kalau kita baru mau mengajarkan konsep keadilan dan karakter baik, misalnya di saat mereka sudah SMP kita harus berjuang keras karena kita harus menghadapi kebutuhan mereka di usia 13th ke atas, yaitu kebutuhan identitas diri dan pengakuan sosial. Jadi akhirnya kita sebagai pendidik mesti kejar2an antara memenuhi kebutuhan di masanya dan memberikan pendidikan tentang karakter yang mestinya sudah selesai di usia 12th.
Oleh karena itu, sepertinya kita mesti menempatkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan anak yang sesungguhnya di usia yang tepat, sehingga optimalisasi dapat dicapai dengan kesulitan yang minim.

Regha Rugayah
Cirebon, 5 Desember 2019

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*