SD Awliya – Pendidikan dengan Visi Spiritual

Pendidikan dengan visi Spiritual Pendidikan secara umum selayaknya menjadikan Agama sebagai asas atau pijakan dari sistem penyelenggaraan kurikulumnya. Pendidikan yang mengedepankan orientasi hidup yang lebih spiritual atau religius sekaligus memenuhi tuntutan kematangan perkembangan jasmani dan rohani. Sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Ghazali bahwa pendidikan harus diarahkan kepada realisasi tujuan keagamaan dan akhlak, dengan titik penekanannya pada perolehan keutamaan taqarrub kepada Allah, dan bukan untuk mencari…
Detail »


You’re Still You…Montessori (1870-1952)

You’re Still You… — Montessori Kehancuran tatanan sosial, ekonomi, lingkungan, dan lain-lain pasca perang dunia membuat suasana muram terjadi di mana-mana dan menimpa banyak kalangan, termasuk anak-anak. Mereka harus menghadapi kenyataan lingkungan fisik yang porak poranda akibat perang yang dipaksakan segelintir politisi busuk itu. Sebagian besar dari mereka terpaksa harus kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarganya. Kala itu suasana pilu menyelimuti batin anak-anak di…
Detail »


Montessori : “Teachless Observe More”

Guru Sedikit Menjelaskan, Siswa Aktif Belajar Metode Montessori mengubah peran guru secara radikal, yang tadinya mendominasi peran di kelas menjadi fasilitator yang tugasnya menyiapkan lingkungan belajar untuk bisa dieksplorasi oleh siswa2nya. Di kelas, guru hanya memberi sedikit pejelasan dan lebih banyak memberi kesempatan pada masing2 siswa untuk berinteraksi dan bekerja dengan alat peraga, gambar2, serta buku2 penunjang yang telah disediakan oleh sang guru, lalu…
Detail »


Montessori, “Teach less but observe more”

Guru Sedikit Menjelaskan, Siswa Aktif Belajar Metode Montessori mengubah peran guru secara radikal, yang tadinya mendominasi peran di kelas menjadi fasilitator yang tugasnya menyiapkan lingkungan belajar untuk bisa dieksplorasi oleh siswa2nya. Di kelas, guru hanya memberi sedikit pejelasan dan lebih banyak memberi kesempatan pada masing2 siswa untuk berinteraksi dan bekerja dengan alat peraga, gambar2, serta buku2 penunjang yang telah disediakan oleh sang guru, lalu…
Detail »


Curiosity – RASA INGIN TAHU

Menumbuhkan “KARAKTER” Rasa Ingin Tahu (Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar), merupakan salah satu dari 18 karakter yg dikembamgkan dlm pendidikan nasional. Mengapa karakter yang satu ini dianggap penting? Karena sangat menunjang percepatan kemampuan akademik peserta didik. Bagaimana mengimplementasinya di kelas? Mari kita lihat contoh kasus berikut yang kami capture dari…
Detail »