Home   Uncategorized Manfaat Pendidikan Montessori

Manfaat Pendidikan Montessori

Manfaat Pendidikan Montessori

Pendidikan Montessori menawarkan kesempatan kepada anak-anak kita untuk mengembangkan potensi mereka saat mereka melangkah ke dunia sebagai warga negara yang terlibat, kompeten, bertanggung jawab, dan hormat dengan pemahaman dan penghargaan bahwa belajar adalah seumur hidup.

  • Setiap anak dinilai sebagai individu yang unik.

Pendidikan Montessori mengakui bahwa anak-anak belajar dengan cara yang berbeda, dan mengakomodasi semua gaya belajar.

Siswa juga bebas belajar dengan kecepatan mereka sendiri, masing-masing anak mengalami kemajuan melalui serangkian kurikulum hanya karena dia  memang sudah siap untuk itu , dipandu oleh guru dan rencana pembelajaran secara individual.

  • Mulai sejak usia dini . Siswa Montessori mengembangkan keteraturan, koordinasi, konsentrasi, dan kemandirian.

Desain kelas, bahan ajar (materials) dan rutinitas sehari-hari mendukung munculnya kemampuan mengatur diri sendiri, yaitu kemampuan untuk mendidik diri sendiri, dan memikirkan apa yang sedang dipelajari, sejak balita hingga remaja.

  • Siswa adalah bagian dari komunitas yang dekat dan peduli.

Ruang kelas dengan beragam usia siswa-biasanya pada tiap rentang 3 tahun-menciptakan suasana seperti dalam keluarga.

Siswa yang lebih tua menikmati posisinya sebagai mentor dan panutan; Anak-anak yang lebih muda usianya merasa didukung dan mendapatkan kepercayaan diri menghadapi tantangan ke depan. Guru menjadi contoh dalam mengormati, mencintai kebaikan, dan keyakinan akan resolusi konflik damai.

  • Siswa Montessori menikmati kebebasan namun terbatas (freedom within limit).

Bekerja dalam parameter yang ditetapkan oleh guru mereka, siswa adalah peserta aktif dalam menentukan fokus pembelajaran mereka sendiri.

Para pakar Montessori memahami bahwa kepuasan internal mendorong keingintahuan dan minat anak dan menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan yang berkelanjutan sepanjang hayat.

  • Siswa didukung untuk menjadi pencari pengetahuan yang aktif.

Guru menyediakan lingkungan di mana siswa memiliki kebebasan dan alat untuk mencari jawaban atas pertanyaan mereka sendiri.

  • Self-correction dan self-assessment merupakan bagian integral dari pendekatan kelas Montessori.

Saat mereka dewasa, siswa belajar untuk melihat secara kritis pekerjaan mereka, dan menjadi mahir dalam mengenali, memperbaiki, dan belajar dari kesalahan mereka

Dengan diberinya kebebasan serta dukungan untuk bertanya, untuk menyelidiki secara mendalam, dan untuk membuat membuat hubungan, siswa Montessori menjadi peserta didik yang percaya diri, antusias, dan mengarahkan diri sendiri (self-directed). Mereka dapat berpikir kritis, bekerja sama, dan bertindak dengan berani – keterampilan yang ditetapkan untuk abad ke-21.

Hasil alih bahasa dari :

sumber : https://amshq.org/Montessori-Education/Introduction-to-Montessori/Benefits-of-Montessori

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*