Ada beda ber-fantasi (menghayal) dan imaginasi. Yang dibutuhkan dalam perkembangan kecerdasan adalah imaginasi. Imaginasi berkaitan dengan hal yang realistik. Sebaliknya fantasi malah buruk, menurut Montessori akan mengakibatkan deviation, ketersesatan. Anak mengalami fuga-fuga, yaitu keadaan yang menghalangi hubungan anak dengan dunia nyata, antara lain akan kesulitan menerima pelajaran. Cerita peri, doraemon, barbie, superman, hewan berbicara, dsb. adalah beberapa contoh yang membangun fantasi. “The imagination is…
Detail »
Simulasi pelajaran Geometri di SD Awliya Pada Class Conference Parenting kali ini, salah satu simulasi di kelas 1, guru tematik, Ms Hana, mengawali pelajaran dengan menanyakan makna goemetri: geo=tanah dan metri=ukuran, lalu dilanjutkan dengan menceritakan sejarah mesir kuno, bahwa pada zaman dahulu kala para petani Mesir menandai tanah pertanian mereka yang terletak dipinggir sungai nil dengan patok-patok. Namun mereka menemukan kendala pada saat air…
Detail »
o Educate the Human potential (Bag.2) COSMIC EDUCATION Usia 6 – 12 tahun merupakan periode sensitif mencari makna, pada fase ini anak cenderung tertarik (sensitif) dengan asal muasal segala sesuatu akan diri dan lingkunganya. Kurikulum Montessori dalam implementasinya menyajikan tema besar tentang pendidikan kosmik (Cosmic Education), baik macro cosmos maupun micro cosmos Tema Macro Cosmos, subjek pembelajaran yang dimulai dari asal mula penciptaan alam…
Detail »
Mendidik Potensi Manusia (Bag.1) “Buku ini dimaksudkan untuk mengikuti ‘Pendidikan untuk Dunia Baru’ dan untuk membantu guru membayangkan kebutuhan anak setelah usia 6 tahun”. Kutipan itu merupakan kalimat pembuka dari buku “To Educate the Human Potential”, karya M. Montessori, yang berisi seputar kurikulum pendidikan anak dalam rentang usia periode ke 2, yaitu 6th – 12th… Ada apa dengan usia 6 sd 12 tersebut? Menurut…
Detail »
Cosmic Education Memperkenalkan asal mula penciptaan alam raya merupakan salah satu pokok materi dalam pendidikan dengan metode montessori, bertujuan mengembangkan visi global anak-anak. Pemaparannya disajikan seperti sedang mendongeng di depan kelas, dibantu alat peraga yang menarik dan didemonstrasikan seolah mereka sedang menyaksikan sebuah pertunjukan. Maksud utamanya adalah mengembangkan rasa syukur atas alam semesta dan kehidupan mereka sendiri di dalamnya, kemudian menyadarkan anak-anak bahwa mereka…
Detail »